Jaringan Telekomunikasi Sumatra Terdampak Banjir, Operator Mulai Lakukan Pemulihan Bertahap

 Jaringan Telekomunikasi Sumatra Terdampak Banjir, Operator Mulai Lakukan Pemulihan Bertahap


Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera—terutama Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—tidak hanya merusak infrastruktur dan mengisolasi pemukiman, tetapi juga mengganggu layanan jaringan telekomunikasi. Sejumlah BTS (Base Transceiver Station) dilaporkan tidak beroperasi akibat terendam, terputusnya aliran listrik, hingga akses jalan yang lumpuh.

Kondisi ini menyebabkan gangguan jaringan seluler dan internet di beberapa kawasan, mulai dari sinyal melemah hingga layanan data tidak stabil. Beberapa wilayah bahkan sempat mengalami blank spot total.

Operator Mulai Lakukan Pemulihan Bertahap

Sejumlah operator telekomunikasi nasional mengonfirmasi bahwa gangguan terjadi di puluhan titik. Mereka menyebutkan bahwa tim teknis langsung diterjunkan untuk mempercepat pemulihan layanan di lapangan.

“Banjir membuat banyak site tidak bisa diakses. Namun proses pemulihan sudah berjalan bertahap, baik melalui penyalaan ulang perangkat, pemasangan genset, maupun pengalihan trafik sementara,” ujar salah satu perwakilan operator dalam keterangan resmi.

Untuk mempercepat pemulihan, operator mengerahkan:

  • Genset portabel ke lokasi BTS yang mati akibat listrik padam

  • Tim teknis bergerak cepat (mobile team) untuk perbaikan peralatan

  • Penambahan kapasitas jaringan di wilayah yang terdampak lonjakan trafik akibat perpindahan pengguna

  • Pengalihan rute jaringan (traffic rerouting) untuk menjaga layanan tetap hidup

Beberapa site yang sebelumnya tidak bisa dijangkau karena akses jalan tertutup kini mulai diperbaiki setelah kondisi air surut dan jalur utama dibuka terbatas.

Prioritas: Wilayah Pengungsian dan Fasilitas Vital

Operator juga memprioritaskan pemulihan jaringan di area yang menjadi pusat evakuasi, rumah sakit, posko darurat, dan perkantoran pemerintah. Layanan komunikasi dianggap krusial untuk koordinasi penyelamatan, distribusi logistik, dan penyampaian informasi bagi warga.

“Komunikasi adalah kebutuhan mendesak dalam bencana. Karena itu kami memastikan area pengungsian tetap mendapatkan akses jaringan terbaik,” kata pihak operator.

Koordinasi dengan Pemerintah dan BNPB

Upaya pemulihan dilakukan berkoordinasi dengan pemda setempat, BPBD, dan BNPB untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan tidak mengganggu jalur bantuan. Selain itu, operator juga menyiapkan kendaraan BTS Mobile (Compact Mobile BTS) untuk ditempatkan di daerah dengan kerusakan paling parah.

Jaringan Mulai Pulih, Tapi Pemulihan Total Butuh Waktu

Hingga Jumat malam (28/11/2025), sebagian besar jaringan di wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Utara dilaporkan mulai kembali normal. Namun beberapa titik di daerah terisolir masih menunggu akses yang lebih aman untuk dilakukan perbaikan.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan memanfaatkan akses internet secara bijak untuk menghindari hoaks yang dapat memperburuk situasi.

Pemulihan jaringan diperkirakan berlangsung beberapa hari ke depan, tergantung kondisi cuaca dan akses lapangan.

Tags

إرسال تعليق

0 تعليقات
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.